Pesawat dan 28 Penumpang Dinyatakan Hilang di Rusia

MOSKOW | ACEH HERALD– Sekitar 28 orang diperkirakan meninggal setelah sebuah pesawat penumpang Antonov An-26 yang terbang dari kota Petropavlovsk-Kamchatsky ke kota Palana, hilang pada Selasa (6/7) pagi di wilayah Timur Jauh Rusia Kamchatka. Dalam pesawat itu sedikitnya terdapat 22 penumpang dan enam awak di pesawat tersebut. Namun, pihak maskapai penerbangan itu masih belum mau menjelaskan sebab … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Foto Illustrasi.. Pesawat Antonov An-26

MOSKOW | ACEH HERALD–

Sekitar 28 orang diperkirakan meninggal setelah sebuah pesawat penumpang Antonov An-26 yang terbang dari kota Petropavlovsk-Kamchatsky ke kota Palana, hilang pada Selasa (6/7) pagi di wilayah Timur Jauh Rusia Kamchatka. Dalam pesawat itu sedikitnya terdapat 22 penumpang dan enam awak di pesawat tersebut.

Namun, pihak maskapai penerbangan itu masih belum mau menjelaskan sebab musabat jatuhnya pesawat penumpang tersebut. Namun, mereka memastikan pesawat tersebut sudah ditemukan berjarak sekitar 10Km menjelang bandara tujuan.

Pesawat tersebut hilang sekitar 10 kilometer saat hendak mendarat di bandara Palana. Salah satu penumpang adalah kepala pemerintah daerah di Palana, yakni Olga Mokhireva. CEO Petropavlovsk-Kamchatsky Air Enterprise Alexey Khrabrov mengungkapkan, puing-puing pesawat telah ditemukan.

“Ya, puing-puing pesawat telah ditemukan. Saya tidak dapat memberi tahu Anda, di mana dan dalam keadaan apa. Informasi mungkin baru tersedia besok. Sebuah pesawat akan dikirim ke lokasi pada pagi hari, dan sebuah helikopter akan bekerja di daerah itu,” kata Khrabrov, dilaporkan laman kantor berita Rusia, TASS.

Sebuah sumber TASS di layanan darurat menyebut, sebelum jatuh, pesawat sempat menabrak bukit. Ia mengklaim tidak ada yang selamat dalam insiden tersebut.

“Menurut informasi awal, semua orang di dalam pesawat An-26 yang jatuh itu tewas. Tidak ada yang selamat,” ujarnya.

 

sumber Republika.co.id

Baca Juga:  Forkopimda Galus Sepakat Tindakan Hukum bagi Penjual Getah Pinus ke Luar Aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe