Orang Tua Asuh GENTING dan Media, Terima Penghargaan dari BKKBN Aceh

Terimakasih banyak telah membantu pemerintah di dalam intervensi yang telah dilakukan, baik pembangunan sarana air bersih, perbaikan gizi atau nutrisi bagi keluarga berisiko stunting di Aceh. Tahun ini Aceh diberi target sebanyak 38.004 keluarga berisiko stunting yang tersebar di 23 kabupaten/kota
Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Isra Setda) Aceh, Yusrizal didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, memberikan reward kepada GM Hotel Seventeen Setui. Foto: Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.Com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menyerahkan piagam penghargaan kepada empat Orang Tua Asuh (OTA) pada quick win Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan dua Media Penyiaran di Aceh.

Reward ini diberikan karena ikut membantu pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di provinsi paling ujung pulau Sumatera ini.

Piagam penghargaan ini diserahkan Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat  Sekretariat Daerah (Isra Setda) Aceh, Yusrizal dan didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, pada Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Senin (14/7/2025) di Banda Aceh.

Empat OTA GENTING dan dua Media Penyiaran tersebut yaitu Bank Aceh Syariah Cabang Subulussalam (bantuan sarana air bersih Desa Tangga Besi), Bank Syariah Indonesia  Area Banda Aceh (bantuan sarana air bersih di Kabupaten Pidie Jaya), PT. Pertamina Area Banda Aceh (bantuan nutrisi di Kabupaten Aceh Besar).

Lalu, Hotel Seventen Setui (bantuan nutrisi di Kota Banda Aceh), LPP RRI Banda Aceh, atas dukungan penyebaran informasi pencegahan stunting melalui program Dialog Interaksi Mozak Indonesia yang siar setiap Selasa dua minggu sekali di Pro 1 RRI, dan TVRI Stasiun Aceh, atas penyebaran informasi program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, melalui pemberitaan.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, mengucapkan terimakasih kepada semua OTA GENTING dan Media yang telah membantu penyebaran informasi dan berpartisipasi di dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Aceh.

Baca Juga:  Transpolitan, Paradigma Baru Transmigrasi

“Terimakasih banyak telah membantu pemerintah di dalam intervensi yang telah dilakukan, baik pembangunan sarana air bersih, perbaikan gizi atau nutrisi bagi keluarga berisiko stunting di Aceh. Tahun ini Aceh diberi target sebanyak 38.004 keluarga berisiko stunting yang tersebar di 23 kabupaten/kota dan secara nasional sebanyak satu juta,” ucap Safrina.

Safrina juga mengucapkan kepada media yang telah banyak membantu dalam penyebaran informasi baik melalui pemberitaan maupun dialog interatif terkait stunting.

“Semoga apa yang terlah dilakukan RRI, TVRI, Bank Aceh Syariah, BSI, Pertamina, dan Hotel Seventeen, akan memotivasi perbankan, BUMN, BUMD, swasta, masyarakat, dan media massa lainnya. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya, jika ingin menjadi orang tua asuh GENTING. Karena masalah stunting, menjadi tanggung jawab kita semua, di dalam mempersiapkan generasi berkualitas dan berdaya saing,” ucapnya lagi di Banda Aceh.

Pemimpin Bank Aceh Cabang Subulussalam, Zulhaqqhi, usai menerima penghargaan, mengatakan, Bank Aceh Syariah berterima kasih sudah dilibatkan langsung di dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Intervensi yang dilakukan secara bertahap dengan membangun sarana air bersih di Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, dimulai peletakan batu pertama pada akhir 2024.

“Alhamdulillah, selama ini kami terus dilibatkan dalam kegiatan sosial ini, sehingga mengetahui intervensi apa yang kami lakukan di Kota Subulussalam. Sebelumnya kami sudah melakukan survey apa yang paling dibutuhkan di desa lokus stunting ini, ternyata air bersih. Dan Alhamdulillah Mei 2025 sudah selesai pengerjaan pembangunan sarana air bersihnya,” papar Zulhaqqi.

Hal senada juga dikatakan General Manager Hotel Seventeen, Setui, Banda Aceh, Suryani. Pihaknya  tergerak menjadi OTA GENTING, sebagai bentuk kepedulian untuk membantu pemerintah Aceh, menurunkan angka stunting.

Baca Juga:  Eddy Foundation Jalin Kerjasama Dengan  Almuslim Peusangan

Serta, lanjut Suryani, membantu anak-anak di Banda Aceh khususnya mendapatkan gizi yang cukup, untuk tumbuh kembang optimal, cerdas, dan berkualitas.

“Harapannya intervensi nutrisi ini, agar dapat terciptanya sumber daya manusia, generasi penerus bangsa yang produktif, cerdas, dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Aceh, Ali Qausen, mengatakan bahwa semangat penyebarluaskan informasi dalam pengetaskan stunting sudah sejak lama dilakukan bersama BKKBN Aceh.

Menurutnya kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu terciptanya bonus demografi 2045. Sebagai lembaga penyebaran informasi publik, TVRI, dapat dipastikan akan terus bekerja sama dengan lembaga dan instansi pemerintah khususnya BKKBN Aceh, guna mensukseskan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Aceh, demikian pungkasnya. [ ]

Kata Kunci (Tags):
BKKBN Aceh, stunting, gubernur aceh, kepala bkkbn aceh, orang tua asuh, ota, gerakan orang tua asuh cegah stunting, genting, media, demografi 2045,

Berita Terkini

Haba Nanggroe