Selasa, Januari 19, 2021

Nova Iriansyah: Insya Allah Saya Akan Menjaga dan Merawat Amanah Ini Dengan Baik

 

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian , saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh sisa periode 2017-2022 pada rapat Paripurna DPRA, Banda Aceh, Kamis (5/11/2020) (Dok. Foto Humpro Setda Aceh)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH | ACEH HERALD

SEBUAH ungkapan dari lubuk hati yang paling dalam diucapkan oleh Nova Iriansyah, sejenak ia dilantik menjadi orang nomor satu di Aceh, tepatnya sebagai Gubernur Aceh definitive, oleh Mendari Tito Karnavian, dalam Rapat Paripurna DPR Aceh, Kamis (05/11/2020) jelang siang. “Terimakasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menduduki jabatan sebagai gubernur Aceh. Dengan dukungan seluruh masyarakat, Insya Allah, Saya akan diberi kekuatan mengemban dan menjaga amanah ini dengan baik, untuk membangun Aceh lebih baik, lebih sejahtera, lebih adil dan lebih bermartabat,” kata Nova Iriansyah.

Nova menyebutkan dirinya punya tanggung jawab melaksanakan pembangunan berkesinambungan, dengan meneruskan kebijakan pembangunan strategis yang telah dijalankan dengan baik oleh gubernur sebelumnya. Bersamaan dengan itu lanjut Nova, dirinya dituntut melakukan inovasi-inovasi baru yang kreatif, bermanfaat dan substantif, menghasilkan lompatan-lompatan dalam pencapaian visi-misi ‘Aceh Hebat’ dengan 15 program unggulan, yang telah tercantum dalam RPJM Aceh 2017-2022. “Mencapai tujuan seperti yang terkandung dalam visi-misi ‘Aceh Hebat’ tak sulit, bila dilakukan dan didukung bersama oleh seluruh elemen masyarakat Aceh,” kata Nova.

Nova berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi aktif semua elemen masyarakat Aceh, baik para ulama, para tokoh masyarakat, unsur legislatif, partai politik, pemerintah kabupaten/kota, dan para penegak hukum.

Sebagai Gubernur Aceh yang bertugas melanjutkan sisa periode 2017-2022, Nova meminta dukungan seluruh ulama, unsur Forkopimda, legislatif, partai politik, LSM, dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

Semua elemen masyarakat kata Nova, harus bahu-membahu menjaga kondusifitas pembangunan, untuk mencapai perdamaian berkelanjutan di Aceh dan demi pencapaian kemakmuran dan kesejahteraan seluruh warga Aceh. “Tentu saja, menghadirkan kesejahteraan hanya bisa diwujudkan dengan dukungan dan partisipasi seluruh rakyat Aceh. Tanpa rakyat, para pemimpin bukanlah siapa-siapa,” ujar Nova.

Ajak Masyarakat Lawan Covid-19

Dalam kesempatan itu, Nova mengajak serta seluruh masyarakat Aceh untuk bahu membahu bersama pemerintah dalam melawan covid-19. Pandemi itu kata Nova  telah berdampak pada terhentinya sejumlah aktivitas yang biasanya kita jalani sehari-hari. Kondisi yang buruk ini bukan hanya di Aceh dan Indonesia, tapi terjadi di seluruh dunia.

Saat berstatus Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova telah melahirkan sejumlah kebijakan dalam menangani Pandemi covid-19. Kebijakan dalam penanganan medis, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi/antisipasi krisis pangan telah dilakukan. Semua kebijakan tersebut bertujuan untuk melindungi seluruh warga Aceh dari bencana pandemi. “Sebagai gubernur Aceh yang dilantik saat ini, saya wajib menuntaskan perjuangan tersebut, memberi jaminan kepada seluruh warga Aceh, agar mampu melewati cobaan ini,” kata Nova.

Nova meyakini, masyarakat Aceh yang terkenal religius, yakin dan percaya bahwa bencana atau musibah yang terjadi dapat meningkatkan keimanan kepada Allah. Apalagi pengalaman konflik panjang dan musibah tsunami berhasil dilewati masyarakat. Meski demikian, semua harus percaya tentang pentingnya berikhtiar dengan berbagai cara, sehingga rakyat bisa melalui masa yang sulit ini dalam waktu yang segera.

Senada dengan Nova, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, meyakini solidaritas dan kebersamaan masyarakat Aceh akan mampu menghadapi cobaan pandemi covid. Tito yakin pemerintah dan masyarakat Aceh akan menanganinya secara optimal.

“Pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama untuk mewujudkan rumusan keseimbangan guna mengendalikan penularan dan sekaligus menjaga ekonomi tetap bergerak,” kata Tito.

Tito optimis masyarakat akan mampu menghadapi pandemi Covid-19 dan dampak ikutannya. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah dan semua pihak harus pandai membaca peluang dengan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif di tengah tantangan situasi sulit pandemi Covid-19 sehingga justru dapat memicu percepatan pembangunan dengan segenap sumber daya yang ada.(Parlementaria)

 

PENULIS     :     NURDINSYAM

- Advertisement -

Related Articles

Sampah Banjir Tersangkut di Jembatan Kota Sigli, PUPR Bersama DLHK Kerahkan Beko

SIGLI I ACEH HERALD DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pidie, mengerahkan alat berat jenis beko, serta truk...

Dinsos Aceh Bantu Korban Banjir Bandang dan Longsor Bener Meriah

REDOLONG | ACEH HERALD – Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah...

Pasien Covid-19 Lebih Memilih Isolasi Mandiri, Tinimbang Dirawat di Rumah Sakit

Satu Orang Sembuh BANDA ACEH I ACEH HERALD PASIEN penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang masih dirawat di Aceh sebanyak 980 orang, atau sekitar 11,2% dari ...
- Advertisement -

Ikuti Kami

19,899FansSuka
0PengikutMengikuti
17,100PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Sampah Banjir Tersangkut di Jembatan Kota Sigli, PUPR Bersama DLHK Kerahkan Beko

SIGLI I ACEH HERALD DINAS Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pidie, mengerahkan alat berat jenis beko, serta truk...

Dinsos Aceh Bantu Korban Banjir Bandang dan Longsor Bener Meriah

REDOLONG | ACEH HERALD – Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah...

Pasien Covid-19 Lebih Memilih Isolasi Mandiri, Tinimbang Dirawat di Rumah Sakit

Satu Orang Sembuh BANDA ACEH I ACEH HERALD PASIEN penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang masih dirawat di Aceh sebanyak 980 orang, atau sekitar 11,2% dari ...

Banjir dan Longsor Terjang Rumah Penduduk, Masyarakat Weh Ni Doren Terisolasi

REDELONG | ACEH HERALD - Banjir bandang dan longsor terjadi secara berturut di Kampung Weh Ni Doren, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah menyebabkan akses jalan...

Aminullah: Hasil Survey, Pedagang Pasar di Banda Aceh Hanya 2% Tergantung Rentenir

Menjadi Konsideran untuk Penyusunan Qanun BANDA ACEH I ACEH HERALD KETERGANTUNGAN pedagang pasar di Banda Aceh terhadap rentenir hanya tersisa 2 persen saja. Data ini...
- Advertisement -