Selasa, November 30, 2021

Menanggapi Demo Emak-emak Berdaster, Safaruddin: Kadisdik Seharusnya Minta Maaf

Sadaruddin SSos MSP

BANDA ACEH I ACEH HERALD

PROTES terhadap statemen Kadis Pendidikan Aceh, Al Hudri soal tuntutan mundur bagi kepala sekolah yang gagal mencapai target realisasi vaksinasi siswa, termasuk statemen Sekda Aceh menyangkut pertimbangan penyaluran dana BOS terkait vaksinasi, terus menggelinding. Senin (28/09/2021) sedikitnya 10 orang wanita paruh baya atau emak-emak berdaster menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Aceh.

Bukan hanya posterm emak emak itu juga membawa kuali dan beulangong. Melalui dua spanduk yang dibentangkan mereka menuntut agar Kadisdik dan Sekda Aceh minta maaf, atas ultimatum yang mereka nilai tidak pada tempatnya, dan berbau otoriter.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRA, Safaruddin SSos MSP yang dihubungi acehherald.com, siang ini mengatakan, saat ini imbas dari ultimatum itu sudah bergerak nyaris tak terkendaikan. Selain itu, ultimatum itu tak diikuti dengan juklak dan juknis yang baku, hingga malah membuat bingung para guru, orangtua dan siswa itu sendiri. “Kondisi ini terasa makin runyam, ketika dikaitkan dengan kearifan lokal yang tak semua sama di Aceh. Jujur saya katakan, ada kesalahan di sini. Karena itulah mari semua pihak untuk merenung dan introkspeksi ke dalam, agar tidak melestarikan kesalahan yang ada,” kata Safaruddin.

Politisi mileneal Partai Gerindra itu bahkan secara lugas mengatakan, jika perlu Kadisdik dan Sekda Aceh secara gentle meminta maaf atas ucapan yang ia keluarkan. Karena bisa jadi ucapan itu juga sikap manusiawi serta sebagai bentuk loyalitas  seorang PNS. “Yang jelas yang seharusnya dilakukan adalah sosialisasi dengan masiv, humanis serta peduli kearifan lokal. Libatkan kepala sekolah, Komite sekolah, orang tua murid hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama sekalipun. Tidak saatnya lagi melakukan tindakan yang mengarah otoriter dan main tekan,” tandas Safaruddin seraya menambahkan dalam beberapahari ini, Al Hudri sudah menampakkan gestur minta maaf itu melalui pernyataan pernyataannya yang mulai cool di depan para pendidik dan audiens lain, ketika berbicara menyangkut vaksinasi.

Pria yang juga maniak sepakbola itu mengakui bahwa vaksinasi adalah sebuah keniscyaan saat ini. Karena itu adalah ikhtiar untuk keluar dari Pandemi Covid-19. Namun demikian, semua pihak harus cerdas dan smart dalam membumikan atau memasivkan vaksinasi itu sendiri. Dengan mengacu pada kondisi lokal daerah setempat. Jangan nanti malah berubah menjadi isu liar yang bisa dimanfaatkan pihak pihak tertentu. “Saya ada mendengar malah ada isu surat yang meminta agar warga tak boleh dilayani di SPBU kalau tidak memiliki surat vaksin. Ini jelas bentuk kepanikan yang seharusnya tak boleh terjadi, karena sudah jauh dari koridor ketentuan yang ada,”

Kebijakan yang tak perlu itu menurut Safaruddin juga bisa jadi karena buah kepanikan untuk mengejar target dari atasan sementara di sisi lain stakeholder setempat tak siap dengan target yang ditentukan. (adv}

- Advertisement -

Related Articles

Banggar DPR Aceh Bahas RAPBA 2022

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com– Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai membahas rancangan Qanun Aceh tentang R-APBA 2022 yang berlangsung dalam Rapat Paripurna...

Ular Mematikan Meringkuk di Usaha Perabot

JANTHO I ACEH HERALD PASAR Lhoong yang terketak di kawasan Gampong Monmata, tiba tiba geger, Selasa (30/11/2021) pagi menjelang siang tadi. Semua itu bermuasal dari...

Polda Aceh Tangkap 100 Kg Sabu

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkap dan menangkap 100Kg sabu dari jaringan internasional, Aceh-Malaysia. Bersama barang bukti, polisi juga menangkap tiga...
- Advertisement -

Ikuti Kami

22,018FansSuka
0PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Banggar DPR Aceh Bahas RAPBA 2022

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com– Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai membahas rancangan Qanun Aceh tentang R-APBA 2022 yang berlangsung dalam Rapat Paripurna...

Ular Mematikan Meringkuk di Usaha Perabot

JANTHO I ACEH HERALD PASAR Lhoong yang terketak di kawasan Gampong Monmata, tiba tiba geger, Selasa (30/11/2021) pagi menjelang siang tadi. Semua itu bermuasal dari...

Polda Aceh Tangkap 100 Kg Sabu

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkap dan menangkap 100Kg sabu dari jaringan internasional, Aceh-Malaysia. Bersama barang bukti, polisi juga menangkap tiga...

Pelaku wisata Aceh Kecewa, Dishub Ubah Jadwal Kapal Sebelum Ujicoba

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com- Ketua Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Aceh, Umar Machtub menyatakan kekecewaannya atas kebijakan Dinas Perhubungan Aceh yang mengubah dan membatalkan...

Boat Terbalik, Pedagang Kueh Tewas Tenggelam

JANTHO I ACEH HERALD MURDHANI (45) warga Plimbang Bireun yang kini menetap di Gampong Lamnga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, ditemukan tak bernyawa, usai tenggelam di...
- Advertisement -