KPwBI Aceh Lepas KRI Cut Nyak Dien Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023

SABANG | ACEHHERALD.COM – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Aceh dengan KRI Cut Nyak Dien, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Sabang, dan Pemkot Sabang melepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 untuk menyebarkan uang rupiah di seluruh wilayah terutama daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). “Melalui Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 ini, kami ingin memastikan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

SABANG | ACEHHERALD.COM – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Aceh dengan KRI Cut Nyak Dien, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Sabang, dan Pemkot Sabang melepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 untuk menyebarkan uang rupiah di seluruh wilayah terutama daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Melalui Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 ini, kami ingin memastikan Rupiah sebagai mata uang Republik Indonesia bisa berdaulat dan menjangkau seluruh pelosok dan pesisir Tanah Air,” kata Kepala Perwakilan BI Aceh, Rony Widijarto P di Sabang, Sabtu (9/9/2023).

Kata Rony Widijarto program ekspedisi rupiah berdaulat ini, merupakan kedua kalinya di Aceh. Dan tahun ini pihak BI menggelontorkan uang sebanyak Rp2,5 Miliar dengan berbagai uang pecahan. “Insya Allah cukup dan kita tidak melihat jumlah nominalnya ya, yang utama ketersediaan rupiahnya untuk masyarakat di kategori tiga T yaitu terdepan, terluar, dan tertinggal,” ujar KPwBI Aceh Ini lagi.

Ditambahkannya pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 dengan melakukan kegiatan kas keliling 3T di Provinsi Aceh dari tanggal 9 sampai dengan 15 September 2023 yang akan mengunjungi 5 (lima) pulau terluar, yaitu: P. Weh – P. Nasi – P. Banyak – P. Simeulue – P. Breuh, dengan menggunakan Kapal Perang KRI Cut Nyak Dien – 375.

Rony Widijarto mengungkapkan sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2022, Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut telah melaksanakan 92 (sembilan puluh dua) kali kegiatan Kas Keliling 3T dengan 480 (empat ratus delapan puluh) pulau 3T terkunjungi.

Pada tahun 2023 BI dan TNI AL bersepakat untuk memperluas jangkauan layanan kas keliling dengan program yang lebih terpadu dengan mengusung tema “Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023”, dimana pada tahun 2023 ini akan dilaksanakan kegiatan ERB sebanyak 17 kali di 17 Provinsi dengan target 85 pulau yang dikunjungi.

Baca Juga:  BI Bersama Pemerintah Aceh Gelar Sharia Economic Festival 2021

“Sinergi dan semangat untuk menjaga kedaulatan NKRI tentunya perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Selain dengan TNI AL, kami juga akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk memperoleh dan menetapkan pulau-pulau yang akan dikunjungi termasuk yang terkait dengan penyaluran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang menjadi rangkaian kegiatan Kas Keliling,” katanya lagi.

Pendistribusian uang rupiah oleh tim ekspedisi rupiah berdaulat 2023 ke KRI Cut Nyak Dien di Lanal I Sabang, Sabang, Pulau Weh. Foto dokumentasi Humas BI Aceh.

Diakuinya bersama TNI AL, BI akan terus memperkuat dan menambah program kas keliling ini tidak hanya dalam penyediaan dan penukaran uang bagi masyarakat di kepulauan, tetapi juga bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah 3T tentang kedaulatan negara dari sisi pertahanan dan ekonomi melalui program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah serta menjadikan program Kas Keliling 3T ini menjadi ajang dan program Bela Negara bagi personil BI yang mengikuti dan melaksanakan kegiatan kas keliling.

Senada itu, Danlanal I Sabang, Letkol Laut (P) Soni Haji Hariyoko, M.TR.HANLA, M.M.,
menyebutkan pihaknya dilibatkan dan ikut mendukung program ekspedisi rupiah berdaulat dengan mendistribusikan, mengamankan yang dilakukan TNI AL sehingga masyarakat yang di 3 T ini dapat menikmati atau merasakan uang yang baru.

“Tentunya keterlibatan kami agar kestabilan rupiah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah,” katanya.

Diakuinya keterlibatan TNI AL di kegiatan kas keliling ini dengan menyiapkan Kapal untuk mengantarkan uang rupiah sehingga masyarakat yang berada di daerah 3T itu memahami dan semakin cinta rupiah.

Berita Terkini

Haba Nanggroe