KPK Tangkap Bupati Indramayu

JAKARTA, ACEH HERALD.com – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan tangkap tangan. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Bupati Indramayu Supendi bersama tujuh orang lainnya. Dia ditangkap dalam operasi tangkap tangan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/10/2019). Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (15/10/2019 mengatakan, ada uang ratusan juta yang diamankan dalam operasi tangkap … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA, ACEH HERALD.com – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan tangkap tangan. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Bupati Indramayu Supendi bersama tujuh orang lainnya. Dia ditangkap dalam operasi tangkap tangan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/10/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (15/10/2019 mengatakan, ada uang ratusan juta yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Para tersangka yang terjaring tim operasi tangkap tangan diduga terlibat dalam transaksi proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Febri.

Selain bupati, tambahnya, dalam OTT ini KPK mengamankan tujuh orang lainnya,  ada ajudan bupati, pegawai, rekanan, Kepala Dinas PU Kabupaten Indramayu, serta pejabat Dinas PU Kabupaten Indramayu. “Total yang diamankan di lokasi delapan orang, lima di antaranya sudah sampai ke gedung KPK sekitar pukul 02.00 dini hari,” kata Febri. Sesuai dengan hukum acara yang berlaku,

Dikatakan, KPK mengamankan Bupati Indramayu Supendi, di rumah orangtuanya di Desa/Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Senin (14/10) malam sekitar pukul 23.40 WIB. Setelah itu petugas komisi antirasuah juga menggeledah sejumlah lokasi yang dicurigai.

Siapa Supendi?

Supendi adalah mantan camat dan pejabat daerah yang belum sampai setahun menjabat sebagai Bupati Indramayu. Dia dilantik pada 7 Februari 2019 lalu.

Sebelum terpilih sebagai Wakil Bupati Indramayu, pada Pilkada periode 2014-2019, dia  diusung oleh Partai PKS, Gerindra, dan Demokrat. Saat ini Supendi masih aktif menjabat sebagai ketua DPD Golkar Indramayu.

Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Indramayu, pada 2018 lalu.

Sedangkan pelantikannya sebagai bupati menggantikan Anna Sophana yang mengundurkan diri pada November 2018. Sebelum dilantik, dia menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu, Jawa Barat.

Sementara karirnya di bidang pemerintahab, Supendi pernahmenjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) di Kecamatan Gabus Wetan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Abdullah Gantikan Ismail PAW Partai Aceh di DPRK Lhokseumawe

Kariernya terus meningkat hingga pada 1993-1998, dia menjabat Camat Kroya. Setelah itu Supendi dipercaya menjabat kepala bidang di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Indramayu sejak tahun 2000 hingga 2002.

Tidak sampai di situ, tahun 2003 Suspendi menjabat sebagai kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Dia sempat juga dipercaya menjabat kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aser Daerah (DPPKAD) Pemkab Indramayu dan sekretaris daerah Kabupaten Indramayu. (dari berbagai sumber/m nasir yusuf)

Berita Terkini

Haba Nanggroe