Sabtu, Mei 8, 2021

Keluarkan Hak Paten, Balitbang Pertanian Akan Uji Pupuk Alam Abusyik

Bupati Pidie, Roni Ahmad (kiri) sedang berdiskusi dengan Kepala Balitbang Pertanian, Fajry Jufry dan staf di Balitbang, Jakarta. Foto Ridha Yuadi

JAKARTA I ACEH HERALD

BUPATI Pidie, Roni Ahmad SE (Abusyik) membahas pengembangan penggunaan pupuk alami bersama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Ir Fajry Djufry, M.Si, di Gedung Balitbangtan, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (25/02/2021) kemarin.

Pertemuan yang tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini juga dalam kaitan merintis kemungkinan Hak Paten untuk ‘Pupuk Cair Abusyik’ yang kini diproduksi langsung oleh Bupati Pidie itu.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pidie, Mulyadi Nurdin Lc MH menjelaskan, Abusyik mengawali pertemuan dengan pemaparan singkat terkait kondisi lahan pertanian di Aceh yang menurut Abusyik pada umumnya dalam kondisi “sakit”, sehingga tingkat kesuburan tanah menurun dan produktivitasnya melandai.

Menurut Abusyik, lahan pertanian saat ini mengalami permasalahan yang sangat kompleks. Lebih khusus lagi terkait bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian pestisida dan bahan kimia dalam pertanian. “Sebab itulah, saya merasa terpanggil untuk mencari solusi melalui pengembangan pertanian alami, termasuk meracik bahan penyubur dan pembasmi hama tanaman,” terang Abusyik.

Abusyik dan staf Balitbangtan berpose sejenak. Foto Ridha Yuadi

Dalam pertemuan tersebut, Abusyik juga mendiskusikan visi produktivitas pangan sehat melalui pupuk alami. Ia pun meyakini bahwa pertanian masa depan adalah pertanian alami atau tani organic yang mampu menghasilkan pangan sehat dan bergizi tinggi. “Aman bagi kesehatan manusia dan ramah lingkungan,” terang Bupati Pidie yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa program Magister (S-2) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Pada sesi berikutnya, Abusyik bersama Kepala Badan Litbang Pertanian, Fajry Djufry, juga mendiskusikan prosedur dan tahapan dalam memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI), baik berupa hak paten, ataupun hak cipta terhadap pupuk alami. “Kami mendukung gagasan Pak Bupati untuk memperoleh hak paten pupuk alami yang diproduksi,” ujar Fajry Djufry.

Pakar Agroklimatologi kelahiran Makassar itu mengapresiasi terobosan baru Bupati Pidie dalam menerapkan pola pertanian berbasis pupuk alami di tengah-tengah masyarakat. “Ini hal yang langka, apalagi dirintis langsung oleh Kepala Daerah. Kami tentu sangat mendukung gagasan Pak Bupati. Jadi tahapan selanjutnya tinggal diformulakan saja,” sambung Dr Fajry Djufry, sekaligus membeberkan tahapan ‘paten granted’ dari Badan Litbang Pertanian.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu, Dr Fajry Djufry turut didampingi oleh Direktur Pusat Penelitian Sumberdaya Lahan Pertanian, Husnain, M.Sc, Direktur Pusat Pengembangan Tanaman Pangan, Dr. Ir. Priatna Sasmita, dan sejumlah pejabat lainnya di jajaran Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Kita perlu elaborasi ya Pak Bupati. Nanti, tim kita akan turun ke lapangan untuk pengujian efektivitas dan seterusnya. Kalau memungkinkan temuan Pak Bupati ini bisa diproduksi dalam skala besar bahkan untuk kebutuhan nasional,” pungkas Fajry Djufry.

- Advertisement -

Related Articles

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....

Karyawan BAS Capem Merdeka Antar Zakat Ke BMK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Karyawan dan Karyawati Bank Aceh Syariah (BAS) Lhokseumawe Cabang Merdeka, Jumat (7/6/2021) menyerahkan dana zakat ke Baitul Mal Lhokseumawe. Dana sebesar...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,929FansSuka
0PengikutMengikuti
17,600PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....

Karyawan BAS Capem Merdeka Antar Zakat Ke BMK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Karyawan dan Karyawati Bank Aceh Syariah (BAS) Lhokseumawe Cabang Merdeka, Jumat (7/6/2021) menyerahkan dana zakat ke Baitul Mal Lhokseumawe. Dana sebesar...

Pemuda Cureh Kota Juang Santuni Anak Yatim

BIREUEN | ACEH HERALD- Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan, sehingga banyak  muslim yang memanfaatkan peluang itu dengan beramal. Salah satunya dengan...

Enam Batas Wilayah Kabupaten/Kota di Aceh Disepakati

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Asisten I Sekda Aceh, Dr M Jafar SH, M.Hum, mengatakan, enam segmen batas wilayah kabupaten dan kota di Aceh akhirnya...
- Advertisement -