Fenomenal, Dapil Tapaktuan-Samadua Diprediksikan 4 Srikandi Raih Kursi Aceh Selatan

“Dugaan yang didasari perolehan suara sementara boleh-boleh saja, tetapi keputusan tetap dan konstitusional adalah hasil pleno KIP,” tegas Teuku Mudasir.

Iklan Baris

Lensa Warga

TAPAKTUAN|ACEHHERALD com-Pemungutan dan perhitungan suara Pemilu Legislatif untuk periode 2024-2029 selesai sudah. Masing-masing Partai Politik (Parpol) dan Calon Legislatif (Caleg) sudah mengantongi perolehan suara sementara melalui C-1 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlangsung, Rabu, 14 Februari 2024.

Informasi berkembang dari rumors di tengah-tengah warga di pusat ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh Selatan satu (Tapaktuan-Samadua) diprediksikan empat srikandi berhasil meraih kursi DPRK setempat, karena perolehan suara sangat signifikan dibandingkan kandidat lain.

Kami mendapat isu, empat orang Caleg perempuan dari lima kursi yang diperebutkan di Dapil Aceh Selatan satu bakal menduduki kursi DPRK. Hanya satu kandidat pria di sebut-sebut mendulang suara tertinggi dan masuk dalam peringkat lima,” Andika, Sabtu (17/2/2024) pagi.

Ditambahnya, ini sangat fenomenal dan patut diapresiasi, Tapaktuan-Samadua menunjukan tingkat emansipasi wanita sangat tinggi. Perhatian dan keterwakilan feminitas (gender) menjadi terdepan. Mudah-mudahan apa yang diprediksikan itu menjadi kenyataan.

Sementara itu, suara-suara warga mulai bergelayut di warung-warung kopi, disebut-sebut empat srikandi yang berhasil meraih kursi DPRK Aceh Selatan adalah; Rema Mizhul Azwa (PNA), Suhaida (Golkar), Yenni Rosnizar (PPP), Novie Iswan (Nasdem) sedangkan sosok lelaki yang diduga mengantongi tiket ke gedung legislatif setempat yakni Halim Bahri (PAN).

Dikatakan Teuku Mudasir, walaupun isu sudah merebak, empat srikandi akan duduk di kursi parlemen Aceh Selatan, namun hasil akhir yang berkekuatan hukum menunggu pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten Aceh Selatan.

“Dugaan yang didasari perolehan suara sementara boleh-boleh saja, tetapi keputusan tetap dan konstitusional adalah hasil pleno KIP,” tegas Teuku Mudasir.

Pantauan Aceh Herald, kerja keras dan kegigihan tanpa mengenal lelah yang ditoreh penyelenggara Pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dibantu pihak keamanan sangat luar biasa.

Baca Juga:  Gol Oezil Pecah Rekor Liga Inggris

Penyelenggara Pemilu, Pengawas dan pengamanan menguras tenaga dan pikiran untuk mensukseskan agenda nasional di Aceh Selatan, baik pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Kata Kunci (Tags):
kursi dewan, aceh selatan, pemilu 2024

Berita Terkini

Haba Nanggroe