Dosi Elfian Ketua Gerakan Imam Milenial

ACEHHERALD.com – Gerakan Imam Milenial (GIM) resmi diluncurkan di Masjid Haji Keuchik Leumiek (KL), Gampong Lamseupeung, Banda Aceh, Ahad (1/12) sore. Selain itu juga dikukuhkan, Dosi Elfian sebagai Ketua GIM yang pertama. Peluncuran dilakukan usai shalat Ashar dihadiri puluhan peserta pelatihan imam milenial dan masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pelatihan imam milenial yang … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Pengurus dan anggota Gerakan Imam Milenil (GIM) berpose sejenak usai peluncuran

ACEHHERALD.com – Gerakan Imam Milenial (GIM) resmi diluncurkan di Masjid Haji Keuchik Leumiek (KL), Gampong Lamseupeung, Banda Aceh, Ahad (1/12) sore. Selain itu juga dikukuhkan, Dosi Elfian sebagai Ketua GIM yang pertama.

Peluncuran dilakukan usai shalat Ashar dihadiri puluhan peserta pelatihan imam milenial dan masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pelatihan imam milenial yang berlangsung 30 November – 1 Desember 2019, dilaksanakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid Aceh (DKMA) dan Forum Silaturrahim Kemakmuran Masjid Sedunia (FORSIMAS) yang didukung penuh oleh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh.

Turut hadir dlam acara peluncuran itu, H. Harun Keuchik Leumiek selaku Pembina Masjid Haji Keuchik Leumiek, Kakanwil Kemenag Aceh HM Daud Pakeh, Ketua FORSIMAS, Prof Dr Rusjdi Ali Muhammad dan Ketua DKMA, Dr Ir Basri A Bakar. “Gerakan ini lahir sebagai wadah bagi ratusan calon peserta pelatihan imam milenial yang tidak lolos seleksi. Dari 472 calon peserta yang mendaftar memperebutkan 50 kuota peserta yang tersedia dari hasil seleksi. Program pembinaan imam milenial ini perlu tetap berlanjut sehingga kalangan milenial yang memiliki minat tinggi ingin belajar menjadi imam dan pelatihan kepemimpinan dapat memiliki wadah dengan bergabung dalam komunitas ini,” ujar penggagas GIM, Teuku Farhan, yang juga Ketua Pemuda FORSIMAS.

Dalam pembacaan profil singkat GIM, Dosi mengatakan Gerakan Imam Milenial hadir menjadi solusi bagi generasi milenial yang memiliki minat menjadi imam tapi tidak memiliki wadah untuk belajar bersama.

Menurut Dosi, tantangan generasi milenial saat ini sangat kompleks. Di tengah tsunami kecanduan game online, narkoba dan pornografi. Kehadiran Gerakan Imam Milenial diharapkan dapat menjadi solusi dan memberi cahaya di tengah kaut gelap akibat dampak buruk era digitalisasi. “Sehingga gerakan ini mampu mengarahkan anak muda selalu dalam lingkungan positif dan kelak dapat menjadi pemimpin yang baik di lingkungannya. Sehingga generasi yang kita tinggalkan dapat selamat dari berbagai tantangan zaman,” ujar Dosi yang juga praktisi public speaking dan fasih menjadi imam.

Baca Juga:  50 Imam Milenial Ikuti Pelatihan,  Pendaftar 472 Orang

 

  1. Harun Keuchik Leumiek saat menyampaikan sambutannya mengaku terharu dengan diselenggarakannya kegiatan peluncuran Gerakan Imam Milenial di Masjid Keuchik Leumiek. “Saya belum pernah melihat kegiatan seperti ini, saya harap kegiatan yang sangat mulia ini terus dilanjutkan sehingga Aceh kelak memiliki kader-kader imam milenial yang bermanfaat bagi umat,” pungkas Haji Harun yang juga wartawan senior di Aceh itu.

 

Penulis      : */nurdinsyam

Editor         : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe