Delapan  Ruko Hangus Terbakar,  Pemkab Dirikan Tenda Darurat

LHOKSUKON I ACEH HERALD.com- Sebanyak delapan unit rumah toko (Ruko), di Dusun Raja Bakoi, Desa Pusong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 1 Februari 2020, hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Taksiran kerugian akibat amuk api itu mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang diperoleh Acehherald.com, kejadian pada pagi Sabtu sekitar pukul 03.00 … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, mengamati puing-puing kayu dari ruko yang terbakar. Foto IST

LHOKSUKON I ACEH HERALD.com- Sebanyak delapan unit rumah toko (Ruko), di Dusun Raja Bakoi, Desa Pusong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 1 Februari 2020, hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Taksiran kerugian akibat amuk api itu mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang diperoleh Acehherald.com, kejadian pada pagi Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB begitu cepat. Api yang berasal dari salah satu bangunan begitu cepat menyambar  bangunan lain karena ruko tersebut dari kayu.

Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, kepada Aceh Herald.com, Sabtu 1 Februari 2020 menceritakan, kejadian pada dinihari sekitar pukul 03.20 WIB itu, diawali kala api muncul dari salah satu rumah warga dan menyambar semua rumah berkontruksi kayu.

Saat kejadian ujar Amir, pemilik rumah  tidak berada di tempat. Lalu entah bagaimana jilatan api begitu cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang berada di dekat sumber api.

foto ist

Amir Hamzah menambahkan, begitu mendapat laporan, personil dari Polsek Samudera dibantu Tim URC Polres Lhokseumawe tiba di lokasi untuk mengamankan TKP. Selanjutnya sekitar 20 menit kemudian enam unit Armada kebakaran dari BPBD  Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe tiba melakukan pemadaman kobaran api hingga pukul 05.00 wib api berhasil di padamkan. “Tidak ada korban jiwa pasca musibah tersebut hanya saja semua harta benda ludes terbakar akibat amuk sijago merah,” kata Kalaksa BPBD Amir Hamzah di lokasi musibah.

Adapun ruko yang terbakar masing-masing milik Amiruddin ( 35), Irawati ( 51),  Bustami (55) usaha bengkel, Agusrizal toko kelontong, Ponsel, ruko Zulfikar (37) Ruko dan usaha warung kopi, M. Jafar (55) kios usaha jualan air Tebu, Halimah (60) usaha jahitan ikut terbakar dinding tokonya beserta sebagian kain dan baju pesanan resepsi pernikahan dan ruko tempat jualan mie yang ditempati oleh Mahdi ( 45 ).

Baca Juga:  Tambahan Tiga Pasien Covid-19, Satu Asal Labuhan Haji, Dua Dari Luar Aceh

Pasca kejadian,  Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara melalui BPBD mendirikan tenda darurat di Simpang Ek Treun, sebagai hunian untuk para korban.

 

Penulis : Yuswardi / Lhokseumawe, Aceh Utara

Berita Terkini

Haba Nanggroe