Curi HP Teman, Tujuh Manusia Perahu di Bireuen Melarikan Diri

BIREUEN I ACEH HERALD – Sebelumnya sebanyak 114 manusia perahu asal Myanmar terdampar ke Laut Jangka kawasan Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, beberapa waktu lalu. Para pengungsi Muslim Rohingya itu awalnya ditampung di Meunasah Desa Alue Buya Pasie. Karena warga setempat kewalahan mengurus pengungsi tersebut, akhirnya dipindahkan ke Gedung Serba Guna Kantor Camat Jangka. … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Para pengungsi Rohingya di Gedung Serba Guna Kecamatan Jangka, Bireuen. Foto Ferizal Hasan

BIREUEN I ACEH HERALD – Sebelumnya sebanyak 114 manusia perahu asal Myanmar terdampar ke Laut Jangka kawasan Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, beberapa waktu lalu.

Para pengungsi Muslim Rohingya itu awalnya ditampung di Meunasah Desa Alue Buya Pasie. Karena warga setempat kewalahan mengurus pengungsi tersebut, akhirnya dipindahkan ke Gedung Serba Guna Kantor Camat Jangka.

Saat ditampung di lokasi pengungsian sementara itu, beberapa hari lalu, sebanyak 44 pengungsi perempuan sempat melarikan diri. Namun berhasil ditemukan kembali.

Kini sebanyak tujuh pengungsi Muslim Rohingya yang selama ini ditempatkan di Gedung Serba Guna Kantor Camat Jangka, Bireuen, kembali kabur, Jumat (8/4/2022).

Informasi yang diperoleh Acehherald.com, Sabtu (9/4/2022) menyebutkan, sebanyak tujuh Rohingya yang kabur tersebut terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan. Mereka kabur jelang waktu sahur.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SH SIK, kepada wartawan membenarkan tujuh Pengungsi Rohingya itu kabur. “Anggota kami masih mencari keberadaan mereka,” terangnya.

Pengsungsi Rohingya yang melarikan diri tersebut 4 orang laki-laki 3 orang perempuan. Mereka adalah Hafizurahman, (19), Mhd Hoirut Ullah (22), Azimmullah, (13), Mhd Zunaidi (12) dan perempuan

Arosi (18), Robina (18) dan Tosmin Tara (15).  “Mereka melarikan pada Jumat 8 April pukul 03.00 Wib saat petugas membagikan nasi sahur,” kata Kapolres.

Berdasarkan interogasi awal terhadap salah seorang pengungsi Rohingya atas nama Mhd Husein, salah seorang pengungsi yang melarikan diri ikut membawa Handphone milik Husen dengan nomor HP 081262967897.

Dikatakan Kapolres, mereka kabur juga ikut membawa sebuah Handphone (HP) milik pengungsi lainnya yang dicuri di lokasi pengungsian tersebut.

Anggota Polsek bersama Koramil Jangka dibantu Tim Opsnal Polres Bireuen, hingga kini masih mencari keberadaan pengungsi Rohingya yang kabur tersebut.

Baca Juga:  Empat Warga Bener Meriah Keracunan Ubi, Satu Orang Meninggal Dunia

Sehingga para pengungsi Rohingya tersisa 107 orang lagi. Terdiri dari 66 laki-laki dan 41 perempuan.

Camat Jangka, Alvian menambahkan, pihaknya sudah meminta kepada pihak terkait, untuk segera memindahkan seluruh pengungsi Rohingya itu ke tempat yang lebih aman dan nyaman bagi mereka.

Pasalnya, di Gedung Serba Guna Kantor Camat Jangka itu, sudah tidak layak lagi ditempati pengungsi. Apalagi, laki-laki dan perempuan berada dalam satu gedung, dan hanya disekat dengan tirai pembatas. “Pengungsi Rohingya itu harus segera dipindahkan dari Gedung Serba Guna, karena gedung itu fasilitas umum untuk kami gunakan untuk aktivitas masyarakat Jangka,” terang Alvian.

 

PENULIS : FERIZAL HASAN

Berita Terkini

Haba Nanggroe