Camat Mukhlis, Mantan ASN Pemko Banda Aceh yang Supel

Dari penelusuran acehherald.com pada beberapa sumber yang terdekat dengan almathum menyebutkan, Camat Mukhlis adalah alumni SMA Modal Bangsa, sebagai perwakilan dari Singkil. Di sekolah unggul tersebut, Mukhlis yang berbadan bongsor terhitung supel bergaul dengan teman temannya sesama siswa.
Mukhlis SSTP

Iklan Baris

Lensa Warga

JAJARAN Pemerintahan di Provinsi Aceh, tiba tiba heboh luar biasa, Adalah Mukhlis SSTP alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 2003, yang ditemukan dalam kondisi tewas tergantung tak jauh dari belakang rumah dinasnya.

Pria yang terhitung berpenampilan macho itu, kini menjabat sebagai Camat Pulau Banyak. Ia tinggal di Gampong Pulau Balai, sebuah gugus utama Kecamatan Pulau Banyak yang terdiri dari beberapa pulau.

Dari penelusuran acehherald.com pada beberapa sumber yang terdekat dengan almathum menyebutkan, Camat Mukhlis adalah alumni SMA Modal Bangsa, sebagai perwakilan dari Singkil. Di sekolah unggul tersebut, Mukhlis yang berbadan bongsor terhitung supel bergaul dengan teman temannya sesama siswa.

Bahkan ia juga akrab hingga dengan petugas non sekolah, seperti abang abang Kandep, sebuah kantin di depan SMA Mosa yang terlanjur disebut Kandep atau kantin depan oleh para siswa Mosa.

Tamat dari Mosa, karir pendidikan Mukhlis makin moncer. Anak Singkil itu lalu diterima di STPDN Jati Nangor, sebuah institusi pendidikan yang diimpikan oleh para alumni SMA hingga saat ini.

Setamat dari STPDN dan menyandang gelar SSTP, Mukhlis pulang ke Aceh. Ia ditempatkan di Pemko Banda Aceh. Selama tiga bulan mengabdi di Banda Aceh, Mukhlis tinggal di kawasan Blang Bintang bersama dengan seorang teman yang sudah ia anggap melebihi kerabat sendiri.

Sang teman yang menolak menyebutkan jati dirinya itu, saat ditanya oleh acehherald.com, malam ini, mengakui jika Mukhlis tiga bulan tinggal di rumahnya, setelah mereka tamat dari Jatinangor dan ditempatkan di Aceh. “Tak ada hal aneh aneh selama itu. Almarhum tetap supel dan humble. Kami sama keluar rumah kala pagi, karena ia juga berdinas di Banda Aceh. Pokoknya gak ada yang berubah sejak almarhum di SMA hingga kami menamatkan pendidikan di STPDN,” ujar sumber itu.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Utara Minta Pejabat Keluar dari Zona Nyaman

Belakangan setelah bertugas selama tiga bulan di Pemko Banda Aceh, almarhum Mukhlis meminta pindah ke daerah asalnya di Singkil, Setelah beberapa kali mutasi, Mukhlis akhirnya dilantik menjadi Camat Pulau Banyak, hingga ajal menjemputnya secara tragis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mukhlis ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di pohon tak jauh dari belakang rumah dinasnya, Jumat (16/08/2024) pagi. Sebelumnya, Almarhum dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (09/08/2024) lalu. Praktis setelah sepekan, baru diketahui kejelasan nasib Pak Camat.  Inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun…..

Kata Kunci (Tags):
camat pulau banyak, mukhlis, gantung diri, kabupaten aceh singkil

Berita Terkini

Haba Nanggroe