BPS: Kondisi Ekonomi Aceh Membaik Capai 4,23 %

Dilihat dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan yang paling tinggi adalah perdagangan besar dan eceran, sebesar 10,23 persen. Hal ini didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan bermotor pada akhir tahun.
Kepala BPS Aceh, Dr Ahmadriswan Nasution. Foto: Andika

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Dr Ahmadriswan Nasution menyebutkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV Tahun 2023 menunjukkan kinerja pembangunan dari sisi ekonomi membaik. Dibandingkan  triwulan IV tahun 2022 lalu, tumbuh 4,15 persen baik dari migas maupun non migas.

Pertumbuhan ekonomi tersebut lebih pada perubahan yang bersifat kuantitatif, dimana semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi menunjukkan kinerja yang membaik.

Ahmadriswan mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi tersebut menujukkan aktivitas kinerja akumulasi nilai tambah dari berbagai aktivitas ekonomi.

Namun apabila dilihat dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan yang paling tinggi adalah perdagangan besar dan eceran, sebesar 10,23 persen. Hal ini didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan bermotor pada akhir tahun.

Sementara pertumbuhan tertinggi kedua adalah penyedia akomodasi dan makan minum sebesar 9,16 persen. Hal ini disebabkan tingginya kegiatan paket meeting baik oleh pemerintah maupun swasta, banyaknya perjalanan dinas, hingga pada kegiatan Peukan Kebuadayaan Aceh (PKA) bulan November yang lalu.

Namun jika dilihat dari sisi pengeluaran, pertumbuhan paling tinggi merupakan kelompok LNPRT (Lembaga Non Profit Melayani Rumah Tangga), yakni sebesar 21.88 persen. Aktivitas tersebut dilakukan oleh Partai Politik, LSM, Ormas, Lembaga Keagamaan, Organisasi Profesi, Serikat Buruh, Oragnisasi Kebudayaan, Olah raga dan rekreasi.

Selain itu, sejak dimulai masa kampanye pada 28 November 2023 lalu, mengakibatkan pengeluaran para pelaku ekonomi terus meningkat, kondisi ini telah mendorong adanya kenaikan pertumbuhan konsumsi yang cukup signifikan.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Aceh selama tahun 2023 sedikit menguat dibanding tahun 2022, yakni sebesar 4.21 persen. Hal itu ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,86 persen. Disusun dengan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,37 persen dan sektor kontruksi sebesar 0,35 persen.

Baca Juga:  Kompak Pentolan Parpol Kumpul di Dharmawangsa Tolak Pemilu Usulan PDIP

Dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 4,23 persen telah menunjukkan kontribusi kinerja perekonomian Aceh secara regional Sumatera sebesar 5,02 persen.

Kontribusi ini telah menempatkan provinsi Aceh berada pada posisi kedelapan dari total sembilan provinsi di regional Sumatera, demikian pungkasnya.

Laporan: Andika Ichsan

Kata Kunci (Tags):
bps, bps aceh, pertumbuhan ekonomi aceh,

Berita Terkini

Haba Nanggroe