Balai Pengajian di Tangan-Tangan Abdya Rubuh Diterjang Badai

Balai pengajian pondok pesantren Pimpinan Abuya Syekh H Abdul Rauf Waly (60) itu, rubuh dan rata dengan tanah. Demikian juga, atap balai tersapu dibawa angin, kemudian jatuh jauh dari lokasi balai.
Balai Pengajian Pondok Pesantren Nidaul Islam, Desa Suak Nibong, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, roboh dihantam angin kencang disertai hujan yang melanda kawasan itu Minggu sore (7/7/2024). Foto: Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BLANGPIDIE | ACEH HERALD.com – Angin kencang disertai hujan melanda kawasan Kecamatan Tangan-Tangan sekitarnya, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Peristiwa badai yang terjadi, Minggu (7/7/2024) itu menimbulkan dampak terhadap fasilitas umum.  Laporan sementara bangunan  Balai Pengajian Pondok Pesantren Nidaul Islam, Desa Suak Nibong, rubuh dan mengalami rusak berat.

Balai pengajian pondok pesantren Pimpinan Abuya Syekh H Abdul Rauf Waly (60) itu, rubuh dan rata dengan tanah. Demikian juga, atap balai tersapu dibawa angin, kemudian jatuh jauh dari lokasi balai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Armayadi ST, dihubungi media  menjelaskan, insiden rubuhnya balai pengajian hingga mengalami rusak berat itu, disebabkan terpaan angin kencang yang terjadi kisaran waktu pukul 18.33 WIB pada Minggu sore.

Menurut Armayadi, berdasarkan prakiraan cuaca sumber BMKG diketahui, secara visual hujan ringan dengan suhu 26 derajat Celsius, kelembabab 90 persen, kecepatan angin 0 kilometer perjam, arah angin Calm, tinggi gelombang 0 hingga 0,5 meter.

Armayadi menjelaskan, kronologis kejadian tersebut terjadi sekira pukul 18.00 WIB.  Tim BPBK Abdya menerima laporan dari masyarakat, tentang balai pengajian yang rubuh akibat diterpa angin kencang di Pondok Pesantren Nidaul Islam, kawasan Desa Suak Nibong,  Kecamatan Tangan-Tangan.

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung menginstruksikan Tim Reaksi Cepat (TRC), melakukan pendataan  dan koordinasi dalam mengupayakan penanganan darurat.

“Pendataan sementara telah dilakukan, untuk persiapan rencana penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Saat ini, katanya, upaya yang dilakukan terus melakukan pemantauan cuaca dan informasi kebencanaan di wilayah Abdya, dengan memonitoring secara memyeluruh dalam sembilan wilayah kecamatan.

“Dalam upaya penanganan, kita melibatkan TRC BPBK Abdya, TNI/Polri, Camat, Kades juga masyarakat,” papar Armayadi.

Penulis: Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)

Baca Juga:  Mau Berwisata Keliling Pulau Gosong Sangkalan Susoh Abdya?  Sudah Tersedia Transportasi Jetski
Kata Kunci (Tags):
angin kencang, balai pengajian rubuh, balai pengajian pondok pesantren Nidaul Islam, Kecamatan tangan-tangan, Kepala bpbk abdya,

Berita Terkini

Haba Nanggroe