Badai Batalkan Keberangkatan Karateka Singkil dan Langsa, Sempat ‘Melaut’ Enam Jam

“Beginilah yang kami hadapi, ketika kami menghadiri event di daratan, termasuk event olahraga. Kami harus siap siap menghadapi segala kemungkinan, dengan kondisi laut dan cuaca yang kadang tak bersahabat,” kata Suhelmi SP, ketua Panitia Lokal Pra PORA Karate.
TM Cabor Karate di Gedung Serbaguna Sinabang. Foto Nurdinsyam

Iklan Baris

Lensa Warga

SINABANG I ACEHHERALD.com – Jelang pelaksanaan kualifikasi Cabor Karate atau Pra PORA Cabor Karate menuju PORA 2026 Calang, diwarnai dengan cuaca buruk. Beberapa kontingen melintasi badai dan hujan dengan Kapal Aceh Hebat 1, yang berangkat dari Calang, Senin (24/11/2025) bakda magrib. Namun tiba di Sinabang nyaris 18 belas jam, dari waktu regular yang rata rata 13 s/d 14 jam.

Beberapa kontingen telah tiba lebih dahulu di Sinabang, karena pertimbangan cuaca buruk dan butuh aklimatisasi atlet. Sementara kontingen Pra Pora Kota Langsa dan Singkil yang dikabarkan sempat berlayar enam jam dari Singkil dengan KMP Teluk Sinabang, diperintahkan berbalik ke Singkil, karena kondisi cuaca yang buruk.

Bahkan Ketum Cabor Karate Aceh, Sulaiman SE juga gagal berangkat ke Sinabang, setelah penerbangan ke Sinabang ditunda beberapa kali. Sulaiman yang mencoba mengejar kieberangkatan Aceh Hebat via Calang, juga gagal memenuhi jadwal keberangkatan. “Kami hanya selisih sekitar lima menit, saat tiba di Pelabuhan Calang, kapal baru saja berangkat,” kata Sulaiman, tadi malam.

Walhasil Singkil dan Langsa gagal ikut Pra PORA Karate, bahkan dalam technical meeting tadi malam, Aceh Selatan juga tak hadir ke arena TM yang berlangsung di Gedung Serba Guna Sinabang. Di Sinabang sendiri, sejak siang hingga tadi malam, hujan terus mengguyur. “Beginilah yang kami hadapi, ketika kami menghadiri event di daratan, termasuk event olahraga. Kami harus siap siap menghadapi segala kemungkinan, dengan kondisi laut dan cuaca yang kadang tak bersahabat,” kata Suhelmi SP, ketua Panitia Lokal Pra PORA Karate.

Informasi gagalnya berangkat kontingen Singkil dan Langsa itu terungkap dalam TM tadi malam. “Sangat kita sayanngkan kontingen dari Langsa, Singkil gagal berangkat, sedangkan Aceh Selatan juga belum ada kabar berita,” kata Abzari Jafar (Ketua Panitia Provinsi) didampingi Ketua Panitia Lokal Suhelmi SP yang juga Kadispora Simeulue.

Baca Juga:  KPU Nyatakan Kampanye Daring di Sejumlah Daerah tak Memungkinkan

Menurut Abzari, dalam Pra PORA Karate itu, akan dipertandingkan 17 nomor yang meliputi putra dan putri. Dengan system perangklingan, hanya yang ranking 1 s/d 7 lolos ke PORA Calang 2026, plus satu wakil tuan rumah yang langsung lolos dengan willcard ke PORA 2026. Di PORA nantinya, akan dipertandingkan 19 nomor di Cabor Karate.

Pembukaan Pra PORA Cabor Karate akan dilakukan langsung oleh Bupati Simeulue, Mohammad Nasron Mikaris SH MH (Monas), Rabu (26/11/2025) siang nanti di Gedung Serba Guna Sinabang. Monas telah mengkonfirmasi langsung dengan pihak panitia, jika ia akan membuka Pra PORA beladiri yang paling digemari anak muda saat ini. “Seharusnya pembukaan dilakukan oleh Pak Bupati, pukul 09.00 WIB hari ini, namun ditunda, karena kedatangan Menaker Trans ke Simeulue pagi ini.

Namun pihak panitia memastikan juga jika rangkaian pertandingan akan dilakukan sejak pagi Rabu hari ini. “Mari jaga kebersamaan dan saling pengertian serta bertanding secara fair untuk menuju Calang 2025,” kata Suhelmi dalam sambutan singkatnya di depan peseryta TM.

Kasat Intelkam yang mewakili Kapolres Simeulue yang ikut acara TM itu juga mengingatkan semua peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan jaga keamanan bersama. Kalau ada kesalahpahaman segera diselesaikaan, agar kegiatan lancar dan tanpa hambatan,” kata Kasat.

Kata Kunci (Tags):
pra pora karate, sinabang, abzari jafar, suhelmi sp, aceh hebat, calang

Berita Terkini

Haba Nanggroe