Ayah tak Tergantikan

“Saya bilang Ustad Fadhil Rahmi harus menjadi orang nomor satu di Aceh. Ustad Fadhil masih muda, jadi lewat DPD dulu kemudian Wakil Gubernur hingga nanti akan melangkah ke posisi Gubernur. Ya Allah, kita akan turun gunung sebagaimana beliau turun ke air seperti hari ini,” kata UAS d
Bustami Hamzah (kiri) dan Fadhil Rahmi (kanan).

Iklan Baris

Lensa Warga

CANDA  khas para ustad tersaji di sebuah kolam renang hotel berbintang yang sepertinya berada di sekitar Kota Banda Aceh. Sesuai titel waktu yang ada, video itu diambil pada awal tahun 2024 lalu. Saat itu riuh rendah kontestasi politik di Aceh belum dimulai secara resmi, walau telah banyak sosok yang melakukan sosialisasi secara dini.

Tampak dalam video itu Ustad Abdul Somad (UAS) yang mengenakan baju kaos putih tanpa kerah mandi bersama Ustad Fadhil Rahmi dan juga tampak Ustad Nazar serta dua orang lainnya. “Saya bilang Ustad Fadhil Rahmi harus menjadi orang nomor satu di Aceh. Ustad Fadhil masih muda, jadi lewat DPD dulu kemudian Wakil Gubernur hingga nanti akan melangkah ke posisi Gubernur. Ya Allah, kita akan turun gunung sebagaimana beliau turun ke air seperti hari ini,” kata UAS disambut tawa renyah Ustad Fadhil dkk.

Sempat ‘jamaah’ kolam renang itu saling melempar pantun, hingga video yang berdurasi 1 menit 29 detik itu berakhir.

Sinyal dari UAS untuk Ustadh Fadhil memang sangat jelas. Tak bisa dibantah, UAS adalah figur sentral di balik sukses Ustad Fadhil menapak kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Aceh di Senayan. Kala masa tugas itu berakhir, UAS seperti punya rencana lain untuk Fahdil, ya maju dalam kontestasi poltik Aceh.

Dan, siapa menduga kemudian Ustaf Fadhil didapuk sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Aceh mendampingi Bustami Hamzah, menggantikan Alm Teungku Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) yang meninggal dunia, Sabtu (07/09/2024) pagi di Jakarta. Penetapan itu seakan menjawab kesahihan ramalam UAS.

Lalu apa yang dikatakan oleh Ustad Fadhil sejenak kepastian dirinya menggantikan Tu Sop sebagai Cawagub mendampingi Bustami? Saya bukan pengganti ‘Ayah’ sebutan Ustad Fadhil kepada Alm Tu Sop yang juga Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) itu. Karena menurut Fadhil, ‘ayah’ memang tak tergantikan. “Saya adalah murid ayah, kini saya tinggal menyambung kembali. Karena saya juga anggota Partai PAS,” kata Ustad Fadhil.

Baca Juga:  Polres Lhokseumawe Santuni Puluhan Anak Yatim

Menurutnya, ia dipilih oleh para guree untuk melanjutkan perjuangan dan mengemban amanah. “Walau saya sangat sadar bukan yang terbaik. Alhamdulillah telah mendapat dukungan moril yang kuat dari sahabat sesama pejuang penegakan Islam, seperti Tu Bulqaini yang juga pendukung utama kala saya berjuang naik ke DPD periode lalu,” kata Fadhil Rahmi.

Secara terbuka, Fadhil Rahmi mengaku jika semua itu bukan berlangsung dalam tempo semata mata, namun melewati proses yang panjang. Bahkan semasih ada Ayah Sop telah berproses, nama Fadhil sempat disebut sebut sebagai figur alternatif.

Bagi Ustad Fadhil, misinya adalah bagaimana umara dan ulama bersinergi untuk kesejahetraan umaat. “Kita akan buktikan ulama dan umara bersinegi, berkolaborasi dan berkarya  meusaboh dalam membangun keummatan  mewujudkan baldatun thayibatun warrabul ghafur,” tanfas Fadhil Rahmi.

Dalam proses kontestasi poltik, Fadhil Rahmi juga tak mau terlalu ngoyo, ia menyerahkan semuanya kepada masyarakat. “Biarlah masyarakat yang menilai melalui pintu hatinya.”

Ibarat sebuah tim sepakbola, Ustad Fadhil memiliki palang pintu yang tangguh dalam operasi senyapnya. Tak dipungkiri lagi, sosok itu adalah UAS. Dalam renang bareng di kolam renang seperti terlihat di video di atas, UAS akan turun gunung untuk mndukung Ustad Fadhil. Sebuah kekuatan yang pantas diperhitungkan oleh kandidat lain di Aceh.

Fadhil yang ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) di Aceh mondok bersama UAS di Al Azhar Kairo selama tiga tahun. Keduanya juga punya fungsi yang sama dalam tim sepakbola antar mahasiswa se nusantara di Mesir sana, keduanya adalah play maker di starting line up. Di sisi lain, kedekatan makin kental saat berjibaku menuntut ilmu di Negeri Pharao itu.

Baca Juga:  Jelang Laga Ujicoba, Tim PSSB Bireuen Tiba di Medan

Dan tak ada yang membantah jika UAS adalah ‘play maker’ dalam tim, saat Ustad Fadhil sukses menuju Senayan. Kini, UAS secara terbuka telah menyatakan siap turun gunung, lagi lagi dalam posisi play maker. Karena secara khusus Fadhil Rahmi telah melaporkan kepada sang sahabat, ia meneruskan cita cita mereka berdua agar Fadhil berkontribusi memimpin Aceh. Tentu saja ini sebuah modal besar menuju altar kontestasi bagi pasangan Bustami dan ‘anak ayah’Fadhil Rahmi.

 

 

 

Kata Kunci (Tags):
pilkada, kontestasi, bustami hamzah, iswanto, ustad uas,

Berita Terkini

Haba Nanggroe