Anggota DPRK Aceh Selatan Menilai Kinerja SKPK Masih Lemah

TAPAKTUAN | ACEH HERALD DEWAN Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan menilai kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Selatan masih lemah, bahkan tidak terintegritas dalam menterjemahkan program ekomoni kerakyatan yang tertuang dalam visi dan misi Bupati Aceh Selatan. Hal ini disampaikan Ketua Partai PKPI Aceh Selatan, Zamzami, ST, Jumat (11/06/2021), kemaren, dalam rapat paripurna … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Zamzami, ST, Ketua Fraksi PKPI Aceh Selatan, Sabtu 12/06/2021. (Foto Aceh Herald / Zulfan)

TAPAKTUAN | ACEH HERALD

DEWAN Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan menilai kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Selatan masih lemah, bahkan tidak terintegritas dalam menterjemahkan program ekomoni kerakyatan yang tertuang dalam visi dan misi Bupati Aceh Selatan.

Hal ini disampaikan Ketua Partai PKPI Aceh Selatan, Zamzami, ST, Jumat (11/06/2021), kemaren, dalam rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Selatan tahun anggaran 2020, Zamzami sangat mengapresiasikan bupati Aceh Selatan atas ketulusannya untuk memperhatikan sektor pertanian dan sektor perekonomian rakyat secara umum. “Namun yang kita sesalkan saat ini kabinet kerja Pemerintah Aceh Selatan Hebat yaitu Dinas Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perindagkop UKM, Dinas Kelautan Perikanan masih sangat lemah, karena masuk triwulan ke tiga ini masih banyak kegiatan yang belum selesai perencanaannya,”tegas Ketua Pansus II, Zamzami, ST.

Ditambahnya, jika tidak dipacu dari sekarang maka dikhawatirkan akan berpengaruh pada kualitas kerja kedepanya, karena waktu yang tersedia sangat singkat akan membuat pekerjaan banyak kekurangannya, yang akhirnya akan terjadi perkejaan tidak maksimal. “Dari hasil Pansus II LKPJ Tahun Anggaran 2020, maka kami meminta Dinas Peringakop UKM untuk mencari langkah dan solusi agar bisa memberikan peluang-peluang kepada usaha kecil menengah supaya dapat meningkatan ekonomi masyarakat dan juga bisa meningakatan PAD, hal itu dikarenakan masih banyak pasar-pasar di Aceh Selatan yang sudah dibangun dengan dana miliaran rupiah tapi saat ini masih saja tidak difungsikan,” kata Zamzami.

Tidak hanya itu, Ketua Pansus II  kembali menegaskan, kepada Dinas Pertanian untuk lebih pro aktif dalam pendampingan petani dan menjamin kesediaan segala kebutuhan petani, dia mengatakan keluhan petani jangan dibalas dengan keluhan akan tetapi dinas terkait harus mencari solusi. “Terkait keluhan masyarakat, dalam pembangunan jalan yang sampai sekarang  tidak berfungsi, dengan ini kami berharap kepada dinas terkait, dalam pembangunan jalan produksi di seluruh Kabupaten Aceh Selatan jangan hanya dilakukan proses pembukaan atau membangun badan jalan baru saja, akan tetapi juga harus ada peningkatan yang dilakukan sehingga jalan yang dibangun bisa berdampak positif dan bermamfaat kepada para petani,” ujarnya.(*)

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Apresiasi Pasar Murah Gampong Batu Itam

 

Penulis     :     Zulfan

Berita Terkini

Haba Nanggroe