BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM menyambut baik rencana pembangunan Gedung Kantor Pusat Bank Aceh Syariah (BAS), dengan model arsitektur Seulanga Timoh. “Kami Pemerintah Kota Banda Aceh dengan ini menyambut baik pembangunan kantor pusat Bank Aceh di sini. Bagi kami ini adalah sebuah keuntungan dan akan menjadi ikon kota Banda Aceh.”
Hal tersebut disampaikan mantan Dirut Bank Aceh periode 2000 – 2010 itu saat ditemui media, Jumat (14/2/2020) malam di lobi Hermes Palace Hotel, Lambhuk, usai menghadiri acara Pengumuman pemenang Sayembara Desain Gedung Kantor Pusat PT Bank Aceh Syariah.
Aminullah menjelaskan, desain Gedung Seulanga Timoh yang menjadi jawara dalam lomba mendesain gedung Bank Aceh Syariah malam itu, akan memperindah penataan kota dan dapat memancing kedatangan investor. Gedung dengan konsep desain yang bernuansa Aceh ini nantinya akan dibangun di pasar tani, Lampineung, Jalan Panglima Nyak Makam, Banda Aceh.
Bagi Bank Aceh sendiri, lanjutnya, keuntungannya adalah mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan BAS, dan ini adalah bagian dari peningkatan nasabah itu sendiri. “Dengan keberadaan gedung pusat yang baru ini nantinya akan memancing kehadiran para investor, meningkatkan kepercayaan masyarakat dan bisa mengembangkan usaha yang lebih besar lagi yang bisa menjadikan BAS sebagai bank devisa,” ungkap Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh itu.
Pada acara tersebut, konsep gedung ramah lingkungan dengan filosofi Seulanga Timoh yang punya makna harapan atas bisnis perbankan Bank Aceh Syariah akan terus tumbuh dan mengharumkan Aceh kedunia internasional ini mampu membawa grup arsitek yang tergabung dalam bendera PT Joso menjadi juara lomba desain gedung BAS.
Penyerahan hadiah juara langsung diserahkan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kepada Arsitek dari PT Joso sebagai juara pertama hadiah uang sebesar Rp150 Juta, sedangkan juara dua Rp50 Juta dan Juara tiga Rp30 Juta, dalam acara pengumuman juara di ball room Hotel Hermes.
Nova menyebutkan, pemilihan pemenang desain gedung BAS telah mengacu pada prinsip-prinsip kehatian-hatian dan jauh dari intervensi dengan melibatkan dewan juri dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). “Penilaian kepada nominator desain gedung Bank Aceh Syariah telah diserahkan sepenuhnya kepada team IAI dengan menganut profesionalisme dan proporsional tanpa intervensi,” ujar Nova.
Dirut BAS, Haizir Sulaiman, dalam sambutannya menjelaskan gedung BAS berlantai 12 ini akan segera dibangun dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp200 miliar di lokasi seluas 7.300 meter persegi.
Sementara konsep Seulanga Timoh, selain menghadirkan miniatur gedung dengan konsep-konsep mall dan ruang kerja yang nyaman juga memiliki fasilitas olah raga serta konsep cafe yang menghadirkan kuliner terkenal di Aceh, juga menambah gedung megah di pusat kota Banda Aceh.
Penulis : */nurdinsyam




