Sabtu, September 18, 2021

Divonis Bebas, Abdullah Puteh Nyaman di Senayan

JAKARTA – ACEHHERALD.com

Akhirnya Abdullah Puteh, politisi Aceh yang pada pemilu lalu terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dipastikan nyaman berada di Senayan, setelah Mahkamah Agung memvonis bebas mantan Gubernur Aceh itu. Sebelumnya mantan Ketua Umum DPP KNPI dihukum 3.5 tahun penjara di Pengadilan Tinggi.

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan Abdullah Puteh terkait kasus penipuan izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu, hutan tanaman industri (HTI) terhadap Herry Laksmono.

“Permohonan kasasi terdakwa dikabulkan dan membatalkan putusan Judex Facti,” ungkap juru bicara MA, Andi Samsan Nganro dikonfirmasi wartawan, Senin (20/4/2020).

Ketua Majelis Hakim Agung, Suhadi bersama dengan dua anggota majelis, MD Pasaribu dan Desnayeti, membebaskan putra Aceh kelahiran Idi Rayeuk, Aceh Timur itu dengan vonis bebas.

Kasus yang sempat menjerat suami Linda Purnomo itu  bermula pada pertengahan 2011, ketika terdakwa Abdullah Puteh selaku Komisaris PT Woyla Raya Abadi beberapa kali bertemu dengan saksi Herry Laksmono.

Pada pertemuan itu, Puteh mengatakan kepada Herry memiliki Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) dari Menteri Kehutanan atas lahan seluas 6.521 hektare yang berlokasi di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Puteh mengaku tidak punya modal untuk menjalankan usaha tersebut, terutama untuk pengurusan izin-izin lainnya yang diperlukan agar usaha tersebut dapat dijalankan.

Puteh meminta bantuan Herry untuk memodali usaha tersebut dengan menawarkan kerja sama.

Mantan gubernur Aceh ini lantas menjanjikan Herry akan diberi hak memanfaatkan kayu yang ada dalam areal izin IUPHHK-HTI.

Namun, pada praktiknya, Herry tidak dapat memanfaatkan hasil penebangan kayu tersebut.

Merasa ditipu, Harry mengadukan Abdullah Puteh ke polisi. Kemudian, pada 10 September 2019, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Puteh dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara.

Sementara itu, pada putusan banding hukuman Puteh diperberat menjadi 3,5 tahun penjara.

Pada putusan akhir MA menilai perbuatan Puteh mantan ketua DPP KNPI ini bukan merupakan tindak pidana.

 

 

- Advertisement -

Related Articles

Nasdem Minta Anies tak Terjebak Isu Pencapresan, Fokus Jakarta Dulu

JAKARTA | ACEH HERALD- Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, isu pasangan calon presiden Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin...

Nova Ikut Pertemuan Virtual Bersama Menko Airlangga

 *Bahas Evaluasi PPKM di Luar Jawa BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengikuti pertemuan membahas Evaluasi PPKM, Persiapan World Superbike Mandalika 2021, dan...

Banda Aceh Kembali Targetkan Juara Umum PORA Pidie

BANDA ACEH I ACEH HERALD KOTA Banda Aceh yang sempat menjadi raja kejuaraan olahraga multi event se Aceh atau Pekan Olahraga Aceh (PORA) secara beruntun...
- Advertisement -

Ikuti Kami

22,018FansSuka
0PengikutMengikuti
18,400PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Nasdem Minta Anies tak Terjebak Isu Pencapresan, Fokus Jakarta Dulu

JAKARTA | ACEH HERALD- Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, isu pasangan calon presiden Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin...

Nova Ikut Pertemuan Virtual Bersama Menko Airlangga

 *Bahas Evaluasi PPKM di Luar Jawa BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengikuti pertemuan membahas Evaluasi PPKM, Persiapan World Superbike Mandalika 2021, dan...

Banda Aceh Kembali Targetkan Juara Umum PORA Pidie

BANDA ACEH I ACEH HERALD KOTA Banda Aceh yang sempat menjadi raja kejuaraan olahraga multi event se Aceh atau Pekan Olahraga Aceh (PORA) secara beruntun...

Bayi Merah ‘Dikarduskan’ Bersama Kitab Yaasin di Tengah Malam

BLANGPIDIE I ACEH HERALD TINGKAH anak manusia makin keterlaluan. Setidaknya ini yang tercermin dalam peristiwa di Gampong Pante Cermin Kecamatan Babahrot Kabupaten Abdya, Jumat (17/09/2021)...

Jokowi Divonis Bersalah soal Pencemaran Udara, Anies tak Akan Banding

JAKARTA | ACEH HERALD- Presiden Jokowi dan pejabat lainnya, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dinyatakan bersalah atas kelalaian mereka dalam menangani polusi udara di Jakarta. Namun, Gubernur DKI...
- Advertisement -