BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Menyikapi arahan dan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ditlantas Polda Aceh akan meniadakan sementara waktu tilang manual saat Natal dan Tahun Baru (Natura) 2024.
Dirlantas Polda Aceh, Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, saat Natura 2024, tilang manual ditiadakan sementara waktu. Namun, masyarakat diminta untuk tetap saling menghormati dan menjaga keselamatan antar sesama pengguna jalan.
Iqbal juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan menjaga keselamatan saat libur Natura. Katanya, nanti juga akan ada petugas yang melakukan pengaturan di jalan. Bila mereka menemukan pengguna jalan yang melanggar tetap akan diberi teguran.
Dikatakannya juga, walaupun tilang manual tidak diberlakukan saat Natura, bukan berarti pengendara bisa bebas melakukan pelanggaran lalu lintas. Karena, tilang sistem ETLE tetap berlaku.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau pengendara agar tetap mematuhi aturan serta rambu lalu lintas yang ada. Karena, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas bukan karena penindakan semata, tetapi dari keihklasan untuk menjadi tertib.
Ia melanjutkan, dalam rangka pengamanan libur Natura, pihaknya juga menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Lilin Seulawah 2023 selama 12 hari, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
“Operasi Lilin ini digelar untuk melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan terkait dengan rangkaian kegiatan natal dan tahun baru 2024,” tuturnya Selasa (12/12/2023).
Di samping itu, Ditlantas Polda Aceh juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) bidang kamseltibcarlantas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Bimtek yang digelar di Orion Hall Seventeen Kota Banda Aceh itu diikuti oleh personel lalu lintas polres jajaran.
Bimtek lalu lintas tahun 2023 mengusung tema “Optimalisasi Peran Polantas Aceh dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas Guna Menekan Kejadian Laka Lantas dan Menyukseskan Pemilu Damai 2024.”
“Ditlantas Polda Aceh juga menggelar bimtek bidang Kamseltibcarlantas sebagai upaya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Aceh dengan mengedepan penindakan skala prioritas serta patroli ke lokasi-lokasi _black spot_, _trouble spot_, dan rawan bencana. Selain itu juga mengintensifkan kegiatan Polisi Meu Pep-Pep,” demikian terang Iqbal.
Laporan: Andika Ichsan




