
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
MEUREUDU | ACEH HERALD
KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Dr H Iqbal S,Ag, MAg, memutasi sejumlah Kepala Madrasah dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Pidie Jaya. Pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh Kakemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani SPdI atas nama Kakanwil Kemenag Aceh, Rabu (21/10/2020), di aula kantor setempat. Yani berpesan agar para abdi negara itu bekerja dengan baik dan ikhlas. Layaknya semboyan Depag, ‘ikhlas beramal’.
Selain 14 orang kepala dan guru Madrasah Ibtidayah (MI), Madrasah Thanawiyah (MTs) serta Madrasah Aliyah (MA), juga ikut daam gelombang mutasi itu empat kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Amatan Aceh Herald, ke 18 pejabat Kemenag Pijay yang dilantik tidak ada seorang pun yang diperbantukan (DP) atau dinonjobkan. Sebagian penyegaran dan sebagian lagi promosi jajatan. Walau pun begitu, semua mereka akan dievaluasi selama enam (KUA) bulan.
Artinya, jika berkinerja baik, maka karirnya akan ditingkatkan lagi, sementara kalau berkinerja buruk maka yang bersangkutan siap-siap untuk menduduki bangku panjang atau setidaknya kembali menjadi guru biasa. Karenanya, Kakemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani, berpesan kepada mereka yang dilantik pada posisi baru supaya melaksanakan tugas dengan baik, disiplin serta bertanggung jawab.
Kemenag Pijay memiliki sekitar 1.700 orang para abdi negara termasuk honorer/tenaga bakti dan diharapkan harus saling membantu dan satu pandangan. “Saya menginginkan kita bagaikan tubuh yang satu,” kata Yani.
“Jangan ada istilah, si pulan itu orang pak Yani. Sedangkan si pulen bukan. Jika itu yang diklaim, maka sampai kapan pun tidak akan pernah maju. Malah yang bakal timbul adalah saling dengki antar sesama,”sebut Kepala Kemenag Pidie Jaya.
Keputusan Menag RI Nomor B-349/Kw.01.1/2/KP.07.6/10/2020 tertanggal 13 Oktober 2020 yang ditandatangani kakanwil Kemenag Aceh atas nama Menag RI disebutkan, 18 orang pejabat di lingkungan Kemenag Pijay yang diambil sumpah/dilantik. Dari jumlah tersebut, Acehherald.com mempublikasikan beberapa diantaranya adalah, Nazariah SPd, guru pada MIN 1 Pidie Jaya kini dipercayakan menduduki jabatan sebagai Kepala MIN 1. Sementara Zulkarnaini SPd, yang sebelumnya Kepala MIN 1, kini menjadi Kepala MIN 18 Pidie Jaya. Bakhtiar SPd, sebelumnya Kepala MIN 22 dilantik menjadi Kepala MIN 2 Pidie Jaya. Sedangkan jabatan yang ditinggalkan Bakhtiar sekarang diduduki oleh Muhammad Yusuf S,Pd,I.
Berikutnya, Muhsanati S,Ag sebelumnya Kepala MIN 19 Pidie jaya sekarang ini dialihtugas menjadi Kepala MIN 17 Pidie Jaya. Jabatan yang ditinggalkan Muhsanati, sekarang diisi oleh Nazaruddin S,Ag. Nazaruddin sebelumnya adalah, Kepala MIN 17 Pidie Jaya. Rusniati S,Pd, Guru MTsS Sirajul Huda dilantik menjadi Kepala MIN 7 Pidie Jaya. Fauzi S,Ag yang sebelumnya Guru MAS Panteraja, kini menjadi Kepala MTsN 5 Pidie Jaya. Rusli Spd, guru pada MTsN 4 sekarang dipercayakan menjadi kepala MIN 21 Pijay.
Sementara posisi KUA yaitu, Teuku Ghazali S.Ag, dari Kepala KUA Kecamatan Jangkabuya menjadi Kepala KUA Kecamatan Meurahdua. Sulaiman S,Ag, Kepala KUA Meurahdua dilantik menjadi Kepala KUA Kecamatan Trienggadeng. Fadhli S,Ag, dari sebelumnya Kepala KUA Trienggadeng dipindahkan menjadi Penghulu Pertama KUA Kecamatan Bandarbaru. Zahari S,Ag, Penghulu Muda KUA Jangkabuya menjadi Kepala KUA Jangkabuya. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berjalan dengan tertib serta lancar.(*)
PENULIS : ABDULLAH GANI




