50 Guru SMP dan SMA Aceh Barat Ikut Pelatihan Kader Pembauran

MEULABOH I ACEHHERALD.com – Sebanyak 50 orang guru SMP dan SMA di Aceh Barat mengikuti Pelatihan Kader Pembauran, yang diinisiasi oleh Kesbangpol Aceh, melalui kegiatan selama tiga hari di Meulaboh, Aceh Barat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Tiara Hotel itu menampilkan beberapa pemateri dari kalangan akademisi kampus, antara lain, Prof Sahrizal Abbas dengan judul, ‘Peran … Read more

Pelatihan Pembauran di Meulaboh, Aceh Barat. Foto Munarwansyah.

Iklan Baris

Lensa Warga

MEULABOH I ACEHHERALD.com – Sebanyak 50 orang guru SMP dan SMA di Aceh Barat mengikuti Pelatihan Kader Pembauran, yang diinisiasi oleh Kesbangpol Aceh, melalui kegiatan selama tiga hari di Meulaboh, Aceh Barat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Tiara Hotel itu menampilkan beberapa pemateri dari kalangan akademisi kampus, antara lain, Prof Sahrizal Abbas dengan judul, ‘Peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Dalam Membangun Karakter Bangsa.

Selain itu juga ada Dr Taslim HM Yasin dengan titel makalah, ‘ Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Penguatan Pembauran’. Dan Dr Naimah Hasan dengan presentasi, ‘Partisipasi Publik dan Tugas Kader Dalam Pembauran Kebangsaan’.

Kegiatan yang lebih mengedepankan diskusi antarpeserta itu, secara umum mengupas tentang strategi pembauran, untuk menciptakan bangsa yang damai dan saling menghargai, di tengah perbedaan budaya, kultural hingga agama sekalipun.  “Kegiatan pelatihan kader pembauran ini bertujuan melahirkan kader pembauran kebangsaan khususnya bagi tenaga pendidik,” kata Kepala Bidang Bina Ideologi, Wasbang dan Karakter Bangsa, Munarwansyah, Rabu (02/11/2022) malam, sejenak tuntasnya acara.

Ia menjelaskan para pendidik merupakan motor penggerak dan ujung tombak dalam mensosialisasikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, terutama bagi anak didik sebagai generasi penerus bangsa.

Pihaknya berharap ilmu dan pembekalan yang diberikan bisa ditransformasi dengan baik oleh para peserta sebagai upaya menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa di tengah masyarakat. “Kegiatan Ini adalah bagian dari revolusi mental Indonesia bersatu yang digaungkan oleh Presiden Republik Indonesia,”kata Munarwansyah.

Sebelumnya, saat membuka acara pelatihan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Marhaban SE MSi, mengapresiasi Badan Kesbangpol Aceh yang telah menginisiasi dan memilih Kabupaten Aceh Barat untuk kedua kalinya melaksanakan pelatihan kader pembauran kebangsaan. “Kegiatan ini sangat penting untuk mendorong terwujudnya proses pembauran kebangsaan di Kabupaten Aceh Barat, sebagai upaya mengelola potensi konflik guna memperkokoh integritas bangsa,” katanya.

Baca Juga:  Giliran Plt Gubenur Beri Penghargaan Kepada Anggota  Polres Atim
Foto Munarwansyah

Ia menuturkan sejak Reformasi hingga saat ini, situasi kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat masih diwarnai dengan fenomena sosial dan politik yang sangat dinamis.
Menurut dia, reformasi masih belum dipahami secara baik, dalam banyak kasus reformasi sering diartikan sebagai kebebasan yang tidak terkendali.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini, sebagai wadah komunikasi untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada dalam upaya membangun kerja sama di tengah kehidupan masyarakat yang multi kultural.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu munculnya semangat kebersamaan yang tinggi serta komitmen untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan kultur.

Kegiatan itu menghadirkan sedikitnya enam pemateri, dan menjadi salah satu agenda rutin Kesbangpol Aceh. Selain itu ada beberapa kegiatan lain di Bidang

Bina Ideologi, Wasbang Kesbang Pol Aceh, yang juga menjadi agenda rutin, termasuk menyangkut pembinaan ideologi santri hingga murid sekolah se Aceh.(adv)

Berita Terkini

Haba Nanggroe