30 Tahun Runtuhnya Tembok Berlin Diperingati

  BERLIN, ACEH HERALD.com – Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier meminta warga Jerman agar terus bersemangat dan menjadikan pengalaman runtuhnya Tembok Berlin, 30 tahun silam sebagai pembelajaran untuk kemajuan Jerman di masa mendatang. Hal itu dikemukakan Frank-Walter Steinmeier saat memperingati 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin, yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur. “Dengan teman-teman kami, kami ingat … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Foto Ilustrasi Tembok Runtuh Berlin: DW (News)

 

BERLIN, ACEH HERALD.com – Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier meminta warga Jerman agar terus bersemangat dan menjadikan pengalaman runtuhnya Tembok Berlin, 30 tahun silam sebagai pembelajaran untuk kemajuan Jerman di masa mendatang.

Hal itu dikemukakan Frank-Walter Steinmeier saat memperingati 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin, yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur.

“Dengan teman-teman kami, kami ingat dengan rasa terima kasih yang dalam atas peristiwa 30 tahun yang lalu,” kata Steinmeier saat upacara di Bernauer Strasse Berlin Wall Memorial, seperti dilansir  Detikcom dari Reuters, Minggu (10/11/2019).

Selain Steinmeier, peringatan ini juga dihadiri oleh Kanselir Jerman Angela Merkel dan kepala negara dari Polandia, Hongaria, Slovakia dan Republik Ceko. Selama upacara, Steinmeier dan presiden Polandia, Hongaria, Slovakia dan Republik Ceko menempatkan mawar di celah kecil di sisa-sisa dinding di peringatan itu.

Steinmeir juga mengucapkan terima kasih kepada Negara Polandia-Slovakia. Menurutnya, perdamaian tidak akan terwujud jika tidak negara-negara di Eropa Timur tidak bersatu.

“Tanpa keberanian dan keinginan untuk kebebasan orang Polandia dan Hongaria, Ceko dan Slovakia, revolusi damai di Eropa Timur dan reunifikasi Jerman tidak akan mungkin terjadi,” kata Presiden Steinmeier.

Editor : M Nasir Yusuf

 

 

 

 

Baca Juga:  Aminullah Buka Open Turnamen Bola Voli Gemilang Cup I 2022

Berita Terkini

Haba Nanggroe