24 Warga Sulsel Meninggal di Wamena

  ACEHHERALD.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan rasa duka yang dalam atas meninggalnya 24 orang warga Sulawesi Selatan pada kerusuhan berdarah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, beberapa waktu lalu. “Kita  berduka atas meninggalnya beberapa saudara-saudara kita. Saya dapat laporan sekitar 24 orang saat ini meninggal, untuk itu kita ikut berduka,” … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

 

ACEHHERALD.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan rasa duka yang dalam atas meninggalnya 24 orang warga Sulawesi Selatan pada kerusuhan berdarah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, beberapa waktu lalu.

“Kita  berduka atas meninggalnya beberapa saudara-saudara kita. Saya dapat laporan sekitar 24 orang saat ini meninggal, untuk itu kita ikut berduka,” kata dia, dalam keterangannya di Makassar, Senin (30/9).

Menyikapi perkembangan Wamena saat ini, Nurdin Abdullah  menyampaikan bahwa hari ini keadaan perlahan-lahan mulai kondusif. Walau masih ada pengungsi dari Wamena ke Jayapura dan tempat lain. Ia terus memantau dan berkoordinasi terkait kondisi Wamena, termasuk apakah akan dipindah kembali ke Makassar.

“Tapi tentu kita berkomunikasi dengan pemerintah setempat dulu, mudah-mudahan kondisi ini semakin baik, semakin kondusif, sehingga masyarakat kita yang ada di Papua bisa lebih tenang,” katanya.

Ia juga menyampaikan telah ada warga Sulawesi Selatan yang dipulangkan. Ia dan Kepala Polda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Mas Laupe berencana ke Wamena. Sebelum ke sana, Ia telah mengirim tim dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk tim medis dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. Demikian juga dengan kebutuhan logistik yang saat ini dihimpun.

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi-Selatan,Mansur,menyatakan, “Yang sudah terdeteksi jumlahnya meninggal 24 orang, termasuk yang sudah dikirim 10 orang ke Makassar.

sumber : Antara
editor : M Nasir Yusuf
Baca Juga:  Trend Jangkitan Menurun, Prosentase Meninggal Mingguan Malah Naik

Berita Terkini

Haba Nanggroe